Rapat Koordinasi Kesiapan Jelang Hari Raya Idul Fitri 2023

RAKOR : Urip Sihabudin menyampaikan, agar seluruh peserta rapat koordinasi (RAKOR) dapat memastikan kesiapan sarana dan prasarana baik transportasi maupun bahan pokok dalam menyambut arus mudik dan balik lebaran 2023.(BeeNews.id/Zuhud).

BREBES – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes H. Fajarin menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapan Menjelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 1444 H/2023 M, Senin, (10/4) bertempat di Aula Idza Priyanti KPT Pemda Brebes.

Rapat koordinasi ini dilaksanakan pada Pukul 13.00 WIB dengan dipimpin langsung PJ. Bupati Brebes H. Urip Sihabudin dan dihadiri oleh Kapolres, Brebes, Dandim Brebes, Ketua Pengadilan dan kejaksaan Brebes, Seluruh Kepala OPD atau yang mewakili, Forkopimda, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia perwakilan Tegal, dan camat sekabupaten Brebes dan instansi lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Kakankemenag Brebes menyatakan siap mendukung, bersinergi, berkolaborasi dalam rangka ikut serta mengamankan dan memperlancar pelaksanaan arus mudik dan balik pada Idul Fitri Tahun 1444 H/2023 M.

“Kami dari pihak Kantor Kemenag Kabupaten Brebes siap bersinergi, berkolaborasi, dan mendukung serta mensukseskan pelaksanaan arus mudik dan balik pada Idul Fitri Tahun 1444 H/2023 M,” kata Fajarin. Ketika di konfirmasi selepas menghadiri rakor tersebut.

“Terkait dengan Pelaksanaan Idul Fitri Tahun 1444 H/2023 M belum bisa diketahui kapan kepastiannya dikarenakan masih menunggu sidang isbat Kementerian Agama Republik Indonesia. Insya Allah Hisab Rukyat dalam menentukan 1 Syawal Tahun 1444 H diperkirakan pada tanggal 20 April 2023,” lanjutnya.

“Hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Idul Fitri Tahun 1444 H/2023 M, Kankemenag Brebes sudah menyiapkan segala sesuatunya dengan baik,” jelasnya.

“Berkaitan dengan Pelaksanaan Shalat Idul Fitri Tahun 1444 H/2023 M, kami dari Kemenag Brebes masih menunggu regulasi atau Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Shalat Idul Fitri Tahun 1444 H/2023 M yang nantinya menjadi pedoman bagi warga masyarakat dalam menjalankan Ibadah apakah diizinkan atau tidaknya untuk melaksanakannya di lapangan terbuka atau masjid dan mushalla dalam jumlah besar,” terangnya.

“Apabila nantinya Kabupaten Brebes menyelenggarakan Shalat Idul Fitri Tahun 1444 H/2023 M secara berjamaah dan berskala besar, hendaknya Khotibnya diklarifikasi terlebih dahulu ke Kemenag setempat untuk memastikan bahwasanya mereka membawa pesan yang baik, kesejukan, perdamaian, dan kecintaan dalam merawat kerukunan umat beragama,” pintanya.

“Dengan semakin banyak para pemudik baik yang datang dengan tujuannya kabupaten Brebes maupun sekedar melintas di Brebes maka permintaan akan kebutuhan bahan pokok juga akan mengalami peningkatan. Maka ini harus kita siapkan secara baik, dari mulai kelancaran di jalan raya, memecah kemacetan yang mungkin terjadi dan menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat serta tak kalah pentingnya menjaga rumah-rumah yang ditinggal mudik ke kampung halaman masing-masing dan ketersediaan bahan pokok selama sebelum dan setelah mudik lebaran,” jelasnya.

Urip menjelaskan, Brebes yang merupakan pintu masuk utama ke Jawa Tengah. memegang peranan penting atas kelancaran arus mudik dan balik, oleh karena itu semua harus diikhtiarkan sebaik mungkin sehingga mudik nyaman dan aman dapat dirasakan oleh masyarakat yang mudik ke Brebes maupun yang melintasi wilayah Kabupaten Brebes.

Advertisements

Pada kesempatan tersebut Urip Sihabudin juga meminta kepada Tim Satpol PP dan Dinas perdagangan kabupaten Brebes agar mengantisipasi adanya pasar tumpah agar tidak menimbulkan kerawanan dan menimbulkan kemacetan, dan pemantauan secara berkala terhadap stok kebutuhan dan juga kenaikan sejumlah harga bahan pokok.

“Kalau ada kenaikan segera lakukan operasi pasar dengan Bulog dan produsen. monitor juga untuk ketersediaan energi baik BBM maupun LPG. Sehingga pelaksanaan hari raya bisa tertib aman dan lancar. Ekonomi tidak terganggu dan pengendalian inflasi juga terjaga dengan baik,” harapnya.

Ia juga meminta agar posko terpadu baik yang berada di jalan provinsi, nasional hingga jalan tol dapat dimaksimalkan. Posko tersebut guna memberikan bantuan kepada pemudik yang membutuhkan pertolongan seperti kesehatan. dan lain sebagainya.(Red3/Umum).

Editor : Irene Indah

TAG :, , ,
Statistik Situs
  • Total halaman dikunjungi: 112,525