Produk Lokal Yang Diakui Oleh Mancanegara

MENGHIDUPI : Produk umkm asal brebes yang telah diakui oleh konsumen mancanegara, kini bisa menghidupi keluarga serta dapat membantu perekonomian tetangganya dengan cara memperkerjakan mereka yang mau berlatih. Tiya merupakan warga Brebes yang beralamatkan di Gang Buntu Saditan.(BeeNews.id/Zuhud).

BREBES – Produk dari UMKM Brebes kini ternyata sudah banyak yang diakui oleh konsumen mancanegara. Salah satunya produk seprei milik Ibu Tiya, merupakan warga Brebes yang beralamatkan di Gang Buntu Saditan Breebs ini telah diakui produknya oleh konsumen mancanegara.

Ia mengaku bahwa produknya diakui konsumen lantaran kwalitas bahan dan kepuasan konsumen menjadi prioritasnya.

“Produk sprei yang kami buat ini dengan bahan yang berkwalitas tinggi serta konsumen diberikan pilihan pesanan dengan berbagai ukuran, artinya produksi kami menerima pesanan dengan ukuran yang berbeda dengan produk serupa dipasaran, konsumen bisa meminta sesuai keinginan,” ujarrnya saat diwawancarai Jurnalis BeeNews.id pada Senin (13/2).

Tiya juga menerangkan selain produk Sprei, ia juga memiliki produk unggulan lainnya.

“Kami ada 4 produk seperti seprei, daster, paperbag dan mukena. Nah kalau produk seprei itu sudah kemana mana, di Batam, Lampung terus Hongkong, ini juga rencana akan mengirim ke Hongkong lagi,” ujar Tiya.

Tiya mengaku bahwa, usahanya ini berawal dari iseng, dia menceritakan awal mulai produksi membuat sarung bantal kebutuhan penjualan lokal, ternyata itu dapat respon positif dari teman-teman melalui grup whatsaap sangat antusias, lalu dia kembangkan usahanya hingga berjalan 4 tahun ini.

Keberhasilanya juga tidak lepas dari mengikuti berbagai pelatihan pelatihan yang digelar pemerintah atau swasta.

“Mulai dari mengikuti berbagai pelatihan-pelatihan, selain menambah wawasan sekaligus bisa menambah jaringan, jadi dengan menambah teman luar dari bisa dijadilan seller. Saat ini juga lagi mengikuti pelatihan exspor dari Bank BNI, karena saya selain mengangkat produk dari saya, sekaligus pengenya mengangkat produk dari teman-teman lain yang juga saya ditugaskan sebagai pengelola UMKM Pojok DPRD,”kata Tiya.

Tiya mengaku dari usahanya tersebut, selain dapat menghidupi keluarganya juga bisa membantu perekonomian tetangganya dengan ikut mempekerjakan produksinya.

“Alhamdulilah bukan disengaja tetapi yang membantu dipekerjaan adalah ibu rumah tangga yang tidak bersuami, jadi minimal kami bisa ikut membantu perekonomian mereka, dan alhamdulilah 3 hari bekerja itu mereka ada yang bisa mendapatkan penghasilan 1,5 juta hingga 2 juta,” pungkasnya. (Red3/Bisnis).

Advertisements

Editor : Irene Indah

TAG :, ,
Statistik Situs
  • Total halaman dikunjungi: 112,562