Peran Penting Bidan Mencegah Risiko Kematian Ibu dan Bayi

MEMPERINGATI : Pemotongan tumpeng oleh pengurus cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Tegal bersama Bupati Tegal Umi Azizah pada rapat kerja cabang IBI sekaligus memperingati HUT ke-71 IBI di Hotel Sun Q Ta Guci, Sabtu (18/06/2022). (BeeNews.id/Humas Pemkab Tegal)

BUMIJAWA – Bidan sebagai mitra perempuan memiliki peranan penting dalam mencegah risiko kematian ibu dan bayi. Pernyataan ini disampaikan Bupati Tegal Umi Azizah pada rapat kerja Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Tegal sekaligus memperingati HUT ke-71 IBI di Hotel Sun Q Ta Guci, Sabtu (18/06/2022).

Menurut Umi, bidan berperan penting dalam memberikan dukungan, asuhan dan nasehat selama masa hamil, masa persalinan dan masa nifas hingga memberikan asuhan kepada bayi baru lahir, dan bayi selama masa pertumbuhannya.

Selain itu, lanjut Umi, bidan juga berperan dalam pemberian konseling dan pendidikan kesehatan keluarga serta masyarakat. Dari mempersiapkan pasangan sebelum menjadi orangtua, memberikan layanan edukasi kesehatan pada perempuan, kesehatan reproduksi hingga asuhan anak menjadi bagian dari tugas dan tanggungjawab bidan di masyarakat.

Dari perannya ini, maka bidan harus bisa bekerja profesional saat memberikan layanannya di rumah, di Puskesmas, klinik kesehatan hingga rumah sakit. Sehingga di sini, IBI sebagai satu-satunya organisasi profesi bidan yang diakui Pemerintah dan memiliki kompetensi dan kualifikasi untuk mensertifikasi bidan dan menerbitkan lisensi praktik kebidanan harus bisa menjaga nilai-nilai organisasi dan eksistensi organisasi melalui pencapaian misi dan pelaksanaan prioritas strategi.

“Saya minta IBI bisa mengoptimalkan fungsi pendampingan dan pengawasan bidan anggotanya, karena ini berhubungan erat dengan kesehatan ibu dan anak. Setiap kendala dan tantangan yang ditemui harus segera bisa diatasi,“ pesannya.

Umi menjelaskan, salah satu tantangan pelayanan kebidanan di Kabupaten Tegal adalah keberagaman kondisi geografis. Hal ini membuat persebaran fasilitas kesehatan ataupun bidan tidak merata, akibatnya, tidak semua orang dapat memeriksakan kehamilannya secara rutin.

Tantangan lainnya adalah belum semua masyarakat terbiasa merencanakan kehamilan, seperti merencanakan waktu untuk hamil, menentukan jumlah anak, menggunakan kontrasepsi, dan menentukan jarak umur anak.

“Kehamilan mesti direncanakan untuk memastikan calon orangtua dalam kondisi sehat. Sebab kesehatan orangtua akan berdampak ke kesehatan bayi yang dilahirkan dan ini yang menjadi salah satu faktor penyebab stunting pada balita karena ketidaksiapan orangtua dari segala sisi,” ujarnya.

Umi mengungkapkan, hasil studi status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, prevalensi stunting anak balita di Kabupaten Tegal mencapai 28 persen. Sementara Presiden menargetkan penurunan angka stunting menjadi 14 persen di tahun 2024, artinya setiap tahun harus bisa menurunkan prevalensi stunting 4,6 persen.

Oleh sebab itu, dirinya berpesan kepada IBI Kabupaten Tegal agar kapasitas dan kompetensi bidan harus terus ditingkatkan, terutama pada bidan yang berada di daerah terpencil yang memiliki keterbatasan fasilitas kesehatan.

Advertisements

“Kami siap menyediakan dukungan regulasi serta peralatan dan fasilitas yang memadai, termasuk edukasi dan pelatihan formal dan informal seperti lokakarya, seminar, webinar, dan pembelajaran daring,” katanya.

Ia pun meminta upaya pembinaan, pengawasan, dan evaluasi dari IBI bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal harus ditingkatkan intensitas dan kualitasnya.

Sementara itu, ditemui usai pembukaan rapat kerja, Pimpinan Cabang IBI Kabupaten Tegal Siti Ivarifda mengatakan pihaknya saat ini tengah melaksanakan webinar dan bakti sosial yang diikuti seluruh anggota IBI se-Kabupaten Tegal.

“Alhamdulillah, di HUT IBI ini kami bisa melaksanakan kegiatan pelayanan KB serentak, pekan imunisasi dan pembagian susu untuk ibu hamil sebagai upaya mencegah stunting,” ujar Ivarifda.

Acara yang berlangsung selama sehari ini dihadiri oleh Pengurus Daerah IBI Jawa Tengah, Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Tegal, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, dan anggota IBI yang hadir secara langsung maupun virtual.
(Red2/Kesehatan)

Editor : Irene Indah

TAG :, , , , , ,
Statistik Situs
  • Total halaman dikunjungi: 62,900