Penghargaan Festival Film Brebes Tahun 2023

FILM : Pj Bupati Brebes Urip Sihabudin saat melakukan pukul gong dalam acara festival film Brebes yang diadakan di Pendopo Brebes pada Jumat malam. Dewan Juri Festival Film Brebes tahun 2023, Mas Rizal Wimba, Mas Rendy Herphy, Mas Hanif Fadillah dan pemenang akan mendapatkan uang pembinaan total 26 juta rupiah, trophi dan piagam penghargaan.(BeeNews.id/Zuhud)

BREBES – Diawali dari diskusi kecil di Ruang Kreatif Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes untuk mewadahi dan memfasilitasi semangat sineas muda untuk berani berkarya melalui sinematografi. Dilanjutkan dengan Kemah Digital Pemuda di Padepokan Kalisoga Slatri Kecamatan Larangan, memberikan pengalaman dan keilmuan dari para sineas professional.

Dan akhirnya tercetuslah Festival Film Brebes yang menjadi output dari kegiatan Kemah Digital Pemuda Kabupaten Brebes, demikian disampaikan ketua festival film Brebes Fajar Adi Winarso dalam malam penganugrahan festival film Brebes tahun 2023 di Pendopo Brebes, Jumat malam (27/1).

Festival Film Brebes tahun 2023 ini diikuti oleh 59 komunitas sineas Kabupaten Brebes, dan terjaring 40 karya yang selanjutnya dilaksanakan proses kurasi menjadi 20 karya official selection. Dan pada malam ini akan disaksikan karya-karya sineas Brebes yang masuk dalam nominasi Festival Film Brebes 2023.

Adi mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah langkah untuk membentuk system pendukung bagi sineas muda Kabupaten Brebes untuk bisa konsisten berkarya dan 5 mengenalkan Kearifan lokal Kabupaten Brebes dikancah lebih luas.

Dalam Festival ini ada 10 kategori pemenang dan terpilih Aktor terbaik Anton dengan judul Film Wates, Artis terbaik Noviyanti judul film Rogolan, Sutradara terbaik Alul Furqon judul film Wates, Ide cerita terbaik Sholehhudin Al Afghani judul film Telor.

Kemudian Simatografi terbaik M. Setiawan judul film Tabet, Editor terbaik Sharun R judul film Laras, Artistik terbaik judul film Yusuf Trimulya Pratama judul film Pesan Bapak, Penata Suara terbaik Keprimen judul film Bata Merah, Poster terbaik Mandubes Production judul film Genjring Leluhur dan Best Movie Content creator brebes, Wong brebes TV online serta Keprimen.

Sementara itu Penjabat Bupati Brebes Urip Sihabudin SH MH juga memberikan apresiasi tinggi kepada kepada seluruh panitia acara malam penganugerahan festival film Brebes tahun 2023 ini, yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan hari jadi ke 345 kabupaten Brebes.

Semoga langkah positif ini dapat terus dipelihara dan ditingkatkan di kemudian hari, sebagai ajang menguatkan kembali nilai-nilai kearifan budaya lokal brebes melalui audio visual sekaligus meningkatkan kapasitas pemuda dalam bidang sinematografi.

“Saya melihat Festival Film Brebes ini sebagai salah satu kesempatan untuk semakin memperkuat minat serta bakat yang dimiliki generasi muda, agar dapat lebih dikembangkan dan dibina, sehingga tetap selaras dengan nilai-nilai luhur budaya bangsa yang adiluhung. Supaya membawa pengaruh positif bagi perkembangan pola kepribadian generasi muda pada umumnya,” ucap Urip.

Lanjutnya, sudah barang tentu semuanya dilakukan dalam koridor kreativitas dan ekspresi cita rasa yang selaras, dalam mendukung gejolak kejiwaan anak dan remaja, yang masih dalam tahap pencarian jati diri menuju kemapanan kedewasaan kepribadiannya.

Advertisements

“Di sisi lain, saya sungguh berharap kegiatan ini, akan dapat membangun semangat untuk melestarikan nilai-nilai seni budaya lokal, utamanya bagi generasi muda kabupaten Brebes” ucap Urip.

Urip juga mengatakan satu hal yang ingin ditekankan disini adalah, meski sinematografi termasuk seni modern namun saya harap kita mengembangkan tema cerita yang mengangkat kearifan lokal. Kita bisa mencontoh film terbaru yang mengangkat tema para buruh petik, atau butik bawang yang memenangkan festival film.

Hal ini perlu diperhatikan, sebab kita menyadari makin memudarnya nilai-nilai seni dan adat-istiadat yang di sebabkan oleh pengaruh modernisasi.

“Gempuran budaya barat menjadi permasalahan yang tidak bisa kita anggap enteng. Ini terbukti dari kesenian dan adat istiadat lokal yang seringkali terlupakan. Jika kita tidak waspada, kita tidak hanya akan kehilangan kekayaan warisan leluhur, namun lebih dari itu kita akan kehilangan kearifan lokal yang terkandung didalamnya, dan hal itu menjadi kerugian besar bagi kita semua,” pungkas Urip.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekertaris daerah kabupaten Brebes Ir.H. Djoko Gunawan, anggota Kabupaten DPRD Heri Fitriansyah, para kepala OPD dan para sineas perfilman di Kabupaten Brebes.(Red3/Seni&Budaya)

Editor : Irene Indah

TAG :,
Statistik Situs
  • Total halaman dikunjungi: 117,822