Pemuda Asal Tegal Ini Ciptakan Aplikasi Dompet Gigital Keeping

KEEPING : Dompet karya anak bangsa tepatnya pemuda asal Tegal ini menciptakan sebuah aplikasi dompet digital bernama Keeping yang berfungsi untuk UMKM. Aplikasi yang dikembangkan oleh PT. Teguh Aman Lestari ini sudah dirilis sejak Desember 2022 lalu.(BeeNews.id/Doc).

SLAWI – Pemuda Kabupaten Tegal berhasil kembangkan aplikasi dompet digital untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Aplikasi yang dikembangkan PT. Teguh Aman Lestari ini bernama Keeping dan mulai dirilis di Google Play Store sejak Desember 2022 lalu.

Menurut Direktur PT. Teguh Aman Lestari, Rama Sahid, beberkan manfaat dari Aplikasi Keeping kepada awak media di area Coworking Space Trasa Slawi, Jumat (2/2).

Menurut Rama, Keeping dibuat setelah adanya Aplikasi UMKM Bangkit yang merupakan sebuah marketplace. Adapun Keeping dibuat untuk mendukung sistem pembayarannya.

Dijelaskannya, Keeping sendiri diciptakan untuk memenuhi kebutuhan pelaku UMKM agar melek digital dengan pembayarannya yang mudah. Tanpa takut dengan beredarnya uang palsu.

“Pelaku UMKM yang sudah memiliki aplikasi UMKM Bangkit bisa menggunakan aplikasi Keeping. Karena aplikasi ini sudah terintegrasi,” bebernya.

Aplikasi dompet digital ini sudah mengantongi sertifikat ISO 27001 Information Security Management System. Jadi, menurut Edi, masyarakat tidak perlu khawatir dengan kemanan data pengguna.
“Selain itu cara top up Keeping bisa melalui virtual account bank dan juga lewat toko retail yang sudah bekerja sama,” tambah Edi.

Ditambahkan Rama, aplikasi Keeping dapat digunakan untuk transaksi tarik tunai tanpa kartu ATM di seluruh Indonesia. Jadi sekarang tarik tunai di ATM tidak perlu menggunakan kartu.

“Aplikasi Keeping ini dilengkapi fitur pembayaran online seperti pembayaran BPJS, pulsa, token listrik, PDAM, dan sebagainya,” kata Rama.

Pada kesempatan yang sama, Komisaris PT. Teguh Aman Lestari Edi Kurniawan menuturkan, target utama Keeping dirilis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Tegal dan sekitarnya. Bahkan aplikasi ini bisa go nasional dan go internasional.

“Saya optimis aplikasi ini bisa go internasional. Saat ini Keeping sudah bisa digunakan di Malaysia, Singapura, Thailand dan Tiongkok dengan biaya administrasi lebih murah,” tutur Edi.

Advertisements

Edi menambahkan, dompet digital ini juga sudah dilengkapi dengan QRIS yang dinamis. Sehingga bisa digunakan kapan pun.

“Salah satu masalah terbesar UMKM adalah masalah permodalan, kami buat Fintech ini untuk menyelesaikan salah satu masalah terkait pembayaran non tunai dan permodalan,” pungakasnya.(Red3/Bisnis),

Editor : Irene Indah

TAG :, ,
Statistik Situs
  • Total halaman dikunjungi: 71,297