Heri Fitriansyah Resmi Jadi Ketua Askab PSSI Brebes Periode 2023-2027

PERIODE : Ketua panitia Kongres Askab PSSI Brebes, Rosidin mengatakan, ada tiga nama yang maju dalam bursa pemilihan Ketua Askab PSSI Brebes untuk periode empat tahun ke depan ini. Namun yang lolos verifikasi hanya Heri Fitriansyah.(BeeNews.id/Zuhud).

BREBES – Anggota DPRD Brebes yang gandrung sama sepakbola Heri Fitriansyah memegang tapuk kepemimpinan Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Brebes periode 2023-2027.

Heri berhasil lolos sebagai ketua setelah kedua rivalnya Muzamil, dan Azis Muslim tidak lolos verifikasi. Karena yang lolos hanya satu orang maka pada Kongres Luar Biasa Askab PSSI Brebes di Aula Gedung DPRD Brebes, Sabtu (11/2), Heri ditetapkan sebagai Ketua Askab PSSI Brebes.

Namun berdasarkan hasil verifikasi berkas persyaratan pendaftaran, Heri Fitriansyah merupakan satu-satunya yang dinyatakan lolos dan memenuhi persyaratan. Dengan demikian, Heri Fitriansyah adalah calon tunggal Ketua Askab PSSI Brebes dalam Kongres Pemilihan Ketua Askab PSSI Brebes periode 2023-2027.

Atas nama Bupati Brebes, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes Fajar Adi Widiarso menyambut baik atas terselenggaranya kongres. Karena bisa mempererat tali silaturahmi, juga dapat menghasilkan dan merumuskan bagaimana para insan sepak bola mampu menggerakkan sebuah tatanan demi kemajuan persepakbolaan, khususnya di Kabupaten Brebes.

Adi berharap, kongres bisa menjaga kehormatan Askab PSSI Brebes, agar tetap memiliki motivasi untuk meraih prestasi di berbagai kompetisi baik regional maupun nasional. Terlebih dengan sumber daya manusia Brebes berupa jumlah penduduk yang mencapai yang dimiliki lebih dari 2 juta jiwa.

“SDM sudah tersedia sebanyak 2 juta jiwa, maka potensi besar untuk pengembangan sepak bola sudah didepan mata. Karenanya penting pula pencarian bakat, dari tingkat kecamatan, desa hingga rt rw,” ungkap Adi.

Adi menandaskan, esensi pengembangan serta pembinaan suatu olahraga, jadi tidak selalu ketergantungan dengan pemain atau pesepak bola dari luar daerah. Paradoks pemain luar, kebutuhan dan tuntutan prestasi, keterbatasan anggaran, pola pembibitan yang tepat adalah salah satu tantangan besar hampir di setiap cabang olahraga yang harus sama-sama kita cari solusinya.

Tentunya membutuhkan kerja sama, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas seluruh pihak. Maka dari itu, sikap optimistis harus ada dan tertanam pada diri kita semua, bahwa potensi lokal maupun pesepakbola daerah juga memiliki kemampuan dan bisa berkembang seperti pemain daerah lainnya.

“Kami mengucapkan selamat atas keberhasilan tim Persab Brebes usia-17 atau laskar jaka poleng junior yang meraih juara , Soeratin zona Jateng tahun 2022,” ucapnya.

Kemenangan tersebut, lanjutnya, menjadi kebanggaan seluruh insan sepak bola, Pemkab Brebes juga termasuk masyarakat. Semoga prestasi tersebut dapat terus ditingkatkan demi jayanya sepak bola Kabupaten Brebes.

Advertisements

“Melalui kongres ini, saya berpesan, kepada wajah baru pemimpin Askab PSSI Brebes, harus mampu membawa sepak bola kita ke depan lebih maju. Di samping itu, diharapkan jajaran pengurus Askab PSSI baru bisa meningkatkan program yang sudah berjalan, terutama kompetisi internal sebagai bentuk pembinaan. Untuk itu pemerintah kabupaten Brebes pun akan senantiasa terbuka menerima masukan untuk solusi atas hambatan-hambatan yang ada,” pungkas Adi.(Red3/OlahRaga).

Editor : Irene Indah

TAG :,
Statistik Situs
  • Total halaman dikunjungi: 112,352