Destinasi Liburan Lebaran 2023 di Waduk Cacaban Tegal

SAVANA : Waduk Cacaban dikelilingi oleh perbukitan savana yang disebut sebagai Bukit Teletubbies. Di musim kemarau, rerumputan di perbukitan tampak mengering kuning kecokelatan. Warna kuning kecokelatan itu justru membuat perbukitan bak diselimuti oleh karpet warna cerah.(BeeNews.id/Zuhud).

TEGAL – Di Indonesia memanfaatkan waduk untuk kegiatan utama daerahnya. Seperti pembangkit listrik, pengairan ke seluruh daerah, sumber air minum, hingga sarana rekreasi dan wisata. Seperti Waduk Cacaban yang ada di Tegal, Jawa Tengah.

Penafsiran yang hampir sama dengan Kakaban yang ada di Kalimantan. Namun, tentu saja, pesona Kakaban dengan Cacaban sangatlah berbeda dengan ciri khas daerah masing-masing. Meskipun pernah ditutup karena debit air yang terlalu tinggi, namun kini telah difungsikan kembali. Dan tentunya difungsikan kembali untuk objek wisata.

Destinasi wisata waduk ini untuk tiket masuk yang sangat murah, bahkan saat akhir pekan tiketnya pun juga murah. Harga tiket masuk ini tidak dibedakan antara pengunjung anak-anak dan dewasa. Selain tiket masuk, pengunjung juga dikenakan tarif parkir sesuai dengan kendaraan yang digunakan.

Wisatawan dapat mengunjungi tempat wisata ini kapan pun. Dengan demikian, objek wisata ini akan sepi ketika masuk pukul 5 sore.

Waduk Cacaban yang telah dibangun sejak tahun 1952 dan mulai beroperasi beberapa tahun setelahnya. Daya tarik utama objek wisata ini adalah pesona perbukitan savananya yang mengelilingi waduk. Di areal seluas 928 hektar ini, pengunjung dapat menikmati indahnya bukit savana yang mengelilingi waduk.

Karena keunikan perbukitan ini, banyak orang yang menyebutnya dengan Bukit Teletubbies. Sebelum dibangun waduk, Cacaban merupakan kawasan perbukitan tandus yang ada di Tegal.

Kemudian, pada tahun 1952 air sungai dibendung sehingga membentuk sebuah perbukitan alami yang mengelilingi Cacaban. Perairan di Waduk Cacaban ini begitu jernih, dengan warna hijau khas perairan danau.

Meski begitu, pengunjung dilarang keras untuk berenang di danau karena sangat dalam. Langit biru dengan awan yang sesekali menyembul membuat pemandangan sekitar waduk semakin mempesona.

Selain Bukit Teletubbies, pengunjung juga dapat menyaksikan Gunung Semar yang menjulang tinggi di kejauhan. Sementara di sisi selatan Cacaban, berdiri tegak Gunung Slamet dengan begitu gagahnya.

Berpadu dengan warna perairan hijau di danau sehingga menciptakan pemandangan yang indah. Tidak hanya itu, di perbukitan ini tampak satu dua pepohonan yang tumbuh jarang-jarang. Dengan warna dedaunan yang hijau, membuat rumput kuning ini terlihat lebih jelas.

Advertisements

Pengunjung dapat menuju ke Bukit Teletubbies ini dengan perahu. Berfoto di savananya yang begitu mempesona. Selain Bukit Teletubbies, ada juga pulau-pulau kecil yang menyembul di tengah danau. Pulau-pulau kecil ini akan terlihat hanya ketika musim kemarau.

Dan biasanya, pengunjung memanfaatkan pulau ini untuk berladang. Bahkan, pengunjung masih dapat melihat tanaman jagung yang sudah mengering ketika musim kemarau datang.

Menikmati Waduk Cacaban bukan hanya dapat dilakukan di darat saja, melainkan juga bisa berkeliling danau, menuju ke pulau-pulau dan bukit savana di Cacaban tersebut.

Cara yang tepat adalah dengan menaiki perahu bermotor. Selain berkeliling, pengunjung juga dapat singgah di Bukit Teletubbies atau pulau kecil sejenak. Untuk dapat menikmati perahu, pengunjung harus membayar tarifnya, yaitu Rp15.000 sekali putaran.

Dengan tarif ini, pengunjung akan diajak berkeliling selama kurang lebih 25 menit. Dari sini, pengunjung dapat melihat hutan alami dan savana dari dekat. Bahkan, pengunjung juga dapat menyaksikan hutan buah yang ada di perbukitan. Di atas perahu, pengunjung akan merasakan terpaan angin danau dan bau danau yang begitu segar.

Tidak perlu takut kepanasan karena perahu memiliki atap peneduh yang siap melindungi dari terik matahari. Tidak hanya untuk berkeliling, perahu ini juga dapat disewa untuk memancing di danau.

Juga tak perlu khawatir, fasilitas di wisata ini cukup lengkap untuk pengunjung. Diantaranya toilet, mushola, warung di pinggir waduk dengan menu spesial air tawar. Ada juga tempat bermain untuk anak-anak. Serta bumi perkemahan bagi pengunjung yang ingin bermalam.

Objek wisata bendungan ini terletak di Desa Penujah, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Tegal. Berjarak kurang lebih 20 Kilometer dari pusat Kota Tegal. Bisa dijangkau menggunakan kendaraan pribadi dalam waktu 30 menit.(Red3/Wisata).

Editor : Irene Indah

TAG :, ,
Statistik Situs
  • Total halaman dikunjungi: 117,821