ASOBSI Kota Tegal Ajak Masyarakat Memilah dan Memanfaatkan Sampah Jadi Rupiah

TEPAT : Ketua DPD Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) Kota Tegal, Rokhimatin, melalui sambungan telepon di Sapa Kota Tegal menjelaskan bagaimana cara mengelola sampah yang tepat. (Beenews.id/Humas Pemkot Tegal)

TEGAL – Bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional yang diperingati setiap tahun pada tanggal 21 Februari, Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) Kota Tegal mengajak masyarakat untuk memilah sampah.

Ketua DPD Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) Kota Tegal, Rokhimatin, melalui sambungan telepon di Sapa Kota Tegal, Selasa (21/3/2023) menjelaskan bagaimana cara mengelola sampah yang tepat.

“Kita dapat mulai mengelola atau pilah sampah dari rumah. Cukup sediakan dua kantong sampah untuk memisahkan sampah organik dan anorganik,” ujarnya.

Dijelaskan Rokhimatin, sampah organik merupakan sampah yang berasal dari sisa mahkluk hidup yang mudah terurai secara alami maupun dengan campur tangan manusia.

Sedangkan sampah anorganik adalah yang bukan berasal dari makhluk hidup atau non hayati, seperti botol plastik, kaleng minuman, dan kaca.

“Sampah organik bisa dijadikan kompos ataupun maggot dan sampah anorganik bisa dibawa ke Bank Sampah,” katanya.

Dengan adanya program 1 RE 1 Bank Sampah, saat oni Kota Tegal sudah mempunyai 36 Bank sampah.

“Hal ini dilakukan agar sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bisa berkurang,” ujar Rokhimatin.

Selain membuat lingkungan menjadi lebih bersih, keberadaan bank sampah juga dapat menambah ekonomi keluarga.

“Nantinya sampah yang masuk ke bank sampah akan ditimbang, dicatat, dan dimasukan ke buku tabungan. Bahkan di Bank Sampah Dewi Sinta bisa ditukar menjadi emas,” katanya.

Advertisements

Ditahun ini Hari Peduli Sampah Nasional mengambil tema “Tuntas Kelola Sampah Untuk Kesejahteraan Masyarakat”. Untuk itu, bagi masyarakat Kota Tegal yang dilingkungannya ingin mempunyai Bank Sampah, bisa langsung menghubungi ASOBSI Kota Tegal di nomer 081902306696.

Ketua DPD Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) Kota Tegal menghimbau kepada masyarakat Kota Tegal agar lebih bijak dalam mengolah sampah.

“Jangan sampai peristiwa longsornya sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005 yang menewaskan 157 jiwa terulang kembali,” ujarnya.
(Red2/Organisasi)

Editor : Irene Indah

TAG :,
Statistik Situs
  • Total halaman dikunjungi: 118,409