Kapal Burak Kuah Santan Cabe Ijo, Kuliner Khas Pesisir

MANYUN : Kapal Burak Kuah Santan Cabe Ijo, Kuliner Khas Pesisir yang wajib kamu coba ketika sedang berwisata di daerah ini. Saat disantap inilah bentuk ikan berantakan, sehingga banyak orang menyebut olahan kepala ikan manyung ini disebut kapal burak atau kapal rusak.(BeeNews.id/Zuhud).

BREBES – Ketika sedang berada di pesisir Pantura Jawa Tengah, seperti Brebes dan Tegal, kurang lengkap rasanya jika belum menikmati kuliner khas olahan laut. Salah satunya kuliner Kapal Burak kuah santan cabai hijau.

Kuliner khas pesisir ini banyak digemari para wisatawan. Kapal Burak merupakan sebutan lain dari kepala ikan manyung. Olahan masakan yang satu ini banyak ditemukan di sejumlah daerah pesisir pantura, salah satunya di Kabupaten Brebes.

Ikan manyung biasa disebut ikan lele laut, karena terdapat kumis di kepalanya. Bedanya, ikan manyung ini lebih panjang dan besar, ketimbang ikan lele air tawar.

Ikan manyung memiliki bau amis. Untuk menghidangkan masakan ikan ini, harus diolah dengan resep khusus. Ikan manyung baru bisa diolah setelah diasap terlebih dulu.

Kepala ikan harus dibelah menjadi dua. Namun, sebelum dimasak kepala manyung diasap di atas bara arang hingga warnanya berubah kecoklatan.

Setelah diasap, kepala ikan manyung harus direbus terlebih dulu selama 30 menit. Perebusan ini dicampur dengan bumbu jahe, serai, daun salam, dan daun jeruk nipis. Tujuannya untuk menghilangkan bau amis.

Setelah itu barulah ikan bisa dimasak dengan santan dan cabai hijau. Selain daging kepala yang kenyal, kuah santan dengan irisan cabai hijau terasa segar.

Kuliner khas pesisir ini juga bisa ditemui di salah satu warung yang banyak didatangi pengunjug. Warung makan ikan kapal burak milik Tariyah, yang berada di Desa Sigambir Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes sering didatangi para penggemar kapal burak.

Tariyah, sudah puluhan tahun menjajakan menu makanan ikan kepala manyung bagi penggemar makanan laut. Karena usianya sudah semakin tua, saat ini ibu Tariyah dibantu anaknya Rini untuk meneruskan usahanya.

“Ikan kepala manyung siap dimasak mendadak, saat pengunjung memesannya. Untuk satu porsi bervariasi. Satu porsinya Rp25 ribu – Rp30 ribu, tergantung ukuran ikannya,” ujar Tariyah.

Advertisements

Setiap harinya, Tariyah hanya menyediakan menu kapal burak 10 sampai 15 porsi saja. Penasaran? Buruan coba sekarang.(Red3/Kuliner).

Editor : Irene Indah

TAG :,
Statistik Situs
  • Total halaman dikunjungi: 118,410