Diperlukan Lahan 70 Hektar Pembuangan Lumpur Dalam Normalisasi Waduk Malahayu Brebes

Kepala Bidang Irigasi dan Air Baku Dinas PSDAPR Kabupaten Brebes Agus Riyanto mengatakan bahwa berkurangnya daya tampung Waduk Malahayu disebabkan karena telah terjadi pendangkalan atau sedimentasi hampir setiap tahunnya. Dan agar dapat dilakukan normalisasi dibutuhkan lahan penampung lumpur dengan luas mencapai 70 hektar.(BeeNews.id/Zuhud).

BREBES – Sejak dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1935, Waduk Malahayu ternyata memiliki daya tampung air mencapai 69 juta kubik.

Namun, seiring berjalannya waktu, daya tampung waduk di Desa Malahayu, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah ini terus berkurang.

Untuk saat ini kapasitas tampung waduk tersebut hanya menyisakan 32 juta kubik air. Dalam artian, setengah lebih dari volume air di waduk tersebut hilang dalam kurun waktu 88 tahun.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Irigasi dan Air Baku Dinas PSDAPR Kabupaten Brebes Agus Riyanto saat ditemui Jurnalis BeeNews.id, RAbu (1/2).

Agus Riyanto mengatakan, berkurangnya daya tampung Waduk Malahayu disebabkan karena telah terjadi pendangkalan atau sedimentasi hampir setiap tahunnya.

Atas persoalan itu, pihaknya sudah menyampaikan hal itu ke Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung.

Dengan adanya laporan itu, BBWS dapat dengan segera melakukan normalisasi terhadap Waduk Malahayu. Sehingga daya tampung dapat kembali ditingkatkan, setidaknya diangka 40 juta kubik air.

Dengan demikian, untuk bisa dilakukan normalisasi dibutuhkan lahan penampung lumpur dengan luas mencapai 70 hektar. “Karena ada sekitar 8 juta kubik lumpur yang harus kita keruk dan di buang ke tempat lain,”terang dia.

Meski begitu, masyarakat tidak perlu khawatir dengan persoalan itu. Pasalnya, saat ini Waduk Malahayu masih mampu mensuplai pasokan air untuk 13 ribu hektar sawah yang ada di 5 kecamatan.

“Setiap harinya ada sekitar 5 ribu kubik air yang dialirkan ke lahan pertanian. Bahkan saat kemarau panjang pun, Waduk Malahayu masih bisa mensuplai air,”pungkas Agus Riyanto.(Red3/Umum).

Advertisements

Editor : Irene Indah

TAG :, ,
Statistik Situs
  • Total halaman dikunjungi: 117,830