Antisipasi bencana alam, Polres Tegal gelar FGD dengan Masyarakat dan Relawan

PARTISIPASI : Kasat Binmas Polres Tegal Iptu Bambang Waluyo, SH, MH mengharapkan dukungan dan partisipasi element masyarakat agar berperan aktif dalam penanggulangan bencana dengan memetakan daerah rawan dan melaporkan kepada kepolisian untuk dilakukan upaya pencegahan. (BeeNews.id/doc)

TEGAL – Menghadapi terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor dimusim pancaroba tahun 2021 ini.

Sat Binmas Polres Tegal melaksanakan kegiatan Focus Grup Discussion (FGD) bersama organisasi dan relawan bencana alam seperti Kompak, Talijiwo dan Karang Taruna Wanakencana di kampung lembah rembulan Desa Rembul Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal, Kamis (16/9/21).

Dalam sambutannya Iptu Bambang Waluyo, SH, MH Kasat Binmas Polres Tegal menjelaskan bahwa bulan Oktober sampai dengan November merupakan awal musim hujan yang disertai peningkatan akumulasi curah hujan hal ini sudah terlihat dari intensitas curah yang terjadi beberapa hari ini.

“Di mana hal tersebut berpotensi menjadi pemicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin puting beliung dan tanah longsor,” katanya.

Terpisah Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa’at mengatakan bahwa letak geografis kabupaten tegal yang membentang dari lautan hingga pegunungan berpotensi terjadi bencana alam sehingga perlu melakukan koordinasi, kolaborasi, dan komunikasi dengan Pemda, TNI, BPBD, serta stakeholder lainnya.

Untuk memetakan daerah rawan bencana serta menyiapkan Renpam, Renkon mengacu struktur penanggulangan bencana, Rengar, Posko-posko bencana, serta melaksanakan tactical floor game (TFG) terkait dengan penanggulangan bencana alam termasuk fasilitas penampungan korban bencana alam dan dapur umum.

Selain kesiapan personel dan Sarpras guna antisipasi, evakuasi dan memberikan pertolongan kepada korban bencana alam, kegiatan simulasi penanganan bencana perlu dilakukan, tutupnya.

Kepala desa rembul Ir. Mk Ibnu Efendi selaku fasilitator kegiatan mendukung penuh upaya Polres Tegal dan element masyarakat dalam pelaksanaan FGD ini.

Kegiatan FGD sebagai bentuk management disaster penanggulangan bencana, dengan kegiatan diskusi ini juga kita memetakan permasalahan, mencari solusi dan penyelesaian serta tindakan apa yang harus dilakukan apabila bencana alam terjadi, hal ini sangat membantu masyarakat nantinya, ungkap efendi.
(Red2/Organisasi)

Editor : Irene Indah

Advertisements
Statistik Situs
  • Total halaman dikunjungi: 119,384