Rayakan Keberagaman dan Kemanusiaan, SD Global Inbyra Gelar Pagelaran Budaya Jawa Barat dan “GIS PEACE”

TEGAL – Suasana hangat dan penuh makna menyelimuti SD Global Inbyra pada Kamis (29/1) saat sekolah menggelar dua perhelatan besar secara bersamaan: Pagelaran Budaya dan GIS PEACE (P6, Entrepreneurship, Awarness, Charity, Expo). Program Pagelaran Budaya kali ini mengangkat kekayaan budaya Jawa Barat dengan tema “Pusaka Parahyangan: Nurturing The Future From The Roots of The Past”.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan serta melestarikan warisan leluhur kepada generasi muda. Mengenal dan memelihara kebudayaan Indonesia khusunya Jawa Barat. Serta di saat yang sama, siswa kelas 6 mempersembahkan GIS PEACE, sebuah inisiatif mulia yang berfokus pada pemberdayaan kemampuan diri, penguatan nilai karakter, serta pengasahan empati melalui aksi sosial yang nyata.
Acara yang dihadiri oleh orang tua murid dan tamu undangan ini dimeriahkan dengan panggung talenta yang memukau. Para siswa tampil percaya diri dalam balutan busana khas Sunda, menyuguhkan pagelaran musik tradisional, tarian daerah yang gemulai, hingga nyanyian lagu-lagu daerah Jawa Barat yang ikonik.

Kemeriahan seni ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan jembatan bagi para siswa untuk memahami identitas budaya mereka. Tidak hanya pagelaran kebudayaan, pengunjung acara ini juga dapat menikmati kuliner yang dibikin langsung oleh para siswa kelas 6 SD GIS serta adanya spot permainan seru yang juga dapat dimainkan bersama.
Produk yang dibuat oleh siswa kelas 6 SD GIS dalam acara GIS PEACE ini ada dua jenis makanan dan tiga jenis minuman. Semuanya murni dibikin oleh siswa kelas 6. Tidak hanya kuliner saja, pengunjung juga dapat memesan beberapa cenderamata yang bisa dibawa pulang seperti baju, tas lupus, tas gendong, dan tas gawai yang didesain khusus oleh siswa.

GIS PEACE ini merupakan kegiatan untuk melatih kemandirian, menumbuhkan jiwa entrepreneurship serta meningkatkan kepedulian dengan sesama. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi siswa kelas 6 dalam menggalang dana donasi.
Donasi yang dilakukan adalah berupa keuntungan dari hasil penjualan makanan, minuman, cenderamata dan permainan yang telah dilaksanakan. Total pendapatan dalam kegiatan GIS PEACE ini mencapai RP. 59.443.000. Rencananya hasil keuntungan dalam acara GIS PEACE akan didonasikan kepada Yayasan Panti Asuhan dan SLB pada bulan April mendatang.

Melalui kolaborasi kedua kegiatan ini, SD Global Inbyra berhasil menciptakan ekosistem belajar yang seimbang antara kecerdasan budaya (cultural intelligence) dan kepedulian sosial. Pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat menanamkan jiwa filantropi sejak dini, di mana kreativitas seni yang ditampilkan mampu diubah menjadi aksi kemanusiaan yang berdampak luas.

Kehadiran orang tua sebagai pendukung utama menjadi bukti sinergi kuat dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga memiliki akar budaya yang kuat dan hati yang penuh empati terhadap sesama. (Red3/Seni & Budaya)
Editor: Indah Setiawati
